Selasa, 18 Januari 2011

Kunjungan Wisatawan Asing Ke Bengkulu

Kapal pesiar "Clipper Odyssey Ship" dari Amerika Serikat akhirnya singgah di Bengkulu pada hari Sabtu, 15 Januari 2011. Kapal pesiar ini membawa wisatawan dari berbagai negara berjumlah sekitar 100 orang yang tergabung dalam Zeghrahan Wxpedition (ZE) sebuah biro perjalanan yang bermarkas di Amerika, tepatnya Seattle Washington. Kapal pesiar yang berlabuh tidak jauh dari tepi pantai Berkas Bengkulu sekitar pukul 12.30 WIB, disambut langsung oleh Disparbud Kota dengan menampilkan beberapa kesenian budaya asli Bengkulu yaitu tabuhan dol dan tari persembahan khas Bengkulu.Acara puncak dari kunjungan ini berlangsung di Persada Bung Karno sekitar pukul 14.00 WIB, para turis disambut kembali dengan acara adat penyambutan tamu tradisional Bengkulu, sekapur sirih, tabuhan dol dan tari persembahan oleh Sanggar Angrek Bulan (SAB) Kota Bengkulu.Di Rumah Bung Karno, rombongan turis disuguhi kesenian asli Bengkulu berupa upacara ritual pengantin becampur, tari tabot dengan iringan dol dan musik tradisional Bengkulu, fashion show busana adat dan batik basurek Bengkulu serta dendang melayu lagu-lagu daerah Bengkulu, membuat ratusan turis yang menyaksikan terkagum-kagum akan budaya tradisional bengkulu dan mereka pun mengabadikan moment tersebut dengan jepretan-jepretan kamera yang mereka bawa dan ada beberapa turis yang merekam video seni dan budaya Bengkulu tersebut dengan handycam.Sekitar pukul 16.00 acara pertunjukan seni dan budaya Bengkulu berakhir, para turis pun berbaur dengan masyarakat Bengkulu, ada yang melihat-lihat koleksi peninggalan bung karno dengan dipandu oleh Bujang Gadis Bengkulu, ada yang membeli cinderamata khas Bengkulu yang di jual di halaman rumah bung Karno, ada juga yang berbincang bincang dengan masyarakat langsung, dan ada beberapa turis yang diminta berfoto bersama.Mary Bergan, salah satu turis yang berasal dari Amerika menjelaskan bahwa turis yang hadir ini berasal dari berbagai negara antara lain Amerika, Perancis, Jerman, Inggris, Australia, India dan Afrika Selatan. Tujuan mereka singgah ke Kota Bengkulu untuk melihat peninggalan sejarah dan kebudayaan asli Bengkulu. Sayangnya kunjungan mereka sangat singkat, sorenya mereka akan melanjutkan perjalanan kembali ke Krui, Lampung.Dibalik Kunjungan Wisatawan

Perihal kedatangan para turis ke Bengkulu jauh-jauh hari telah di persiapkan oleh Pengelola Sanggar Anggrek Bulan (SAB) Bengkulu karena berdasarkan informasi bahwa pihak sanggar adalah orang pertama yang mendapat informasi awal kedatangan wisatawan tersebut.
Bekerjasama dengan Bujang dan Gadis Kota Bengkulu sebagai Duta Wisata Kota Bengkulu, akhirnya di bentuklah panitia penyelenggara pada acara puncak di Persada Bung Karno. Proposal permohonan dana untuk acara puncak di persada bung Karno pun dijalankan ke Disparbud Kota maupun Provinsi. Sayang sekali tak ada sedikit pun bantuan dana dari dari Dinas tersebut yang jelas-jelas event ini merupakan bagian dari promosi wisata Bengkulu. Kepedulian datang hanya dari UPT Pemanfaatan Objek Wisata Dan Asset Pemerintah, ini pun hanya sebagai fasilitator saja.Ketika acara puncak yang berlangsung di Persada Bung Karno, bermunculan orang-orang Disparbud kota maupun propinsi dengan kesibukan mereka masing-masing, seperti memperlihatkan bahwa mereka banyak ikut andil dan berperan dalam hal ini. Padahal acara Penyambutan tamu dan ritual pengantin becampur serta seni dan budaya lainnya di Persada Bung Karno sepenuhnya dilaksanakan oleh Sanggar Anggrek Bulan (SAB) sebagai penyelenggara. Akhirnya walau tanpa bantuan dana dari Pemda, acara puncak yang berlangsung di persada Bung Karno berjalan sukses dan lancar yang semuanya di handle oleh Pihak Sanggar.

Miris memang jika mendengar minusnya perhatian pemerintah terhadap even-even wisata seperti ini, jika ingin wisata kita maju pemerintah harusnya mendukung sepenuhnya baik itu bantuan dana maupun fasilitas. Mudah-mudahan artikel ini membawa pencerahan untuk memajukan wisata Bengkulu ke depannya serta sebagai penyuara aspirasi dari pihak-pihak yang banyak andilnya dalam memajukan wisata Bengkulu. Keep spirit :)

thanks bwt semua pihak atas infonya :)



5 komentar:

  1. Dinas Pariwisata cuma numpang nama di surat kabar dan media lainnya.., padahal ni pure kerjaan Sanggar Anggrek Bulan..

    hahaha..

    best regard..

    http://district-naga.blogspot.com/

    follow please broda..

    BalasHapus
  2. semoga pariwisata bengkulu terus maju walau tanpa atau sedikit dukungan dari pemerntah.mungkin inilah saatnya pihak swasta dan generasi muda yg mempromosikan, mengembangkan dan memajukan kebudayaan bkl paling tidak lewat blog ini. tetap semangat.

    BalasHapus
  3. saya senang melihat pakaian adatnya, karena sangat mewakili etnis bengkulu, dan pakaian adatnya dah hampir menyerupai pakaian di photo photo lama.

    semoga event spt ini makin sering dilakukan.

    dan tentunya saya bangga ke penyelenggaranya yang merespon kedatang wisatawan dengan baik.

    dang

    tanah rejang
    http://rejang-lebong.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Gimana pemerintah kota Bengkulu mau mendukung,,???
    Toh pipmpinan Bengkulu saja ( GUBERNUR ) Masih di sidang di pengadilan Jakarta Pusat...

    BalasHapus
  5. tlong info. travel cost from bali to bengkulu,thxs

    BalasHapus

Terimakasih sudah membaca artikel ini, mohon komentar anda dan jangan bosan untuk membaca artikel lainnya, tulis nama anda setelah berkomentar, trims.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mohon di Klik

Entri Populer