Tampilkan postingan dengan label Open Articles Safety Riding. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Open Articles Safety Riding. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juni 2010

Honda Pimpin Pasar Matic di Indonesia

Skutik Retro Modern Honda Scoopy



BENGKULU-Suatu kebanggaan bagi Honda dalam membuktikan keseriusannya sebagai pelopor trendsetter di pasar sepeda motor. Kali ini dengan merilis Honda Scoopy, sebuah skutik unik dengan desain retro-modern untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup kaula muda yang ingin tampil beda dan mengedepankan gaya hidup serta kebebasab berekspresi.

Sebagai pelopor trendsetter skutik retro, Honda membekali Scoopy dengan desain yang kental dengan kesan retro-modern yang belum pernah dimiliki oleh pabrikan lain di Indonesia. Tampilan baru serba bulat terlihat hampir diseluruh desain skutik ini, yaitu mulai dari bentuk body, desain lampu depan, hingga sepasang spionnya.

Lampu bulat Scoopy dilengkapi dengan lampu senja dengan multireflektor yang membulat pencahayaannya terang dan jangkauannya luas. Dua lampu sein bertekstur yang dipasang terpisah dari bodi, mempertegas kesan retro-modern dan sekaligus membuat Scoopy ini akan mudah dilihat dari arah depan maupun samping.

Kesan modern juga terlihat dari sisi samping Scoopy tampil dengan striping sederhana, emblem bergaya, serta tampilan belakang yang serba membulat. Tampilan semakin menarik juga terlihat dari veleg racing, spion, dan pelindung knalpotnya yang tematis berwarna putih.

Tiga warna bodi Scoopy dapat menjadi alternatif untuk mendukung gaya hidup anak muda yang menjadi sarana utamamodel ini, yaitu Classic White (tampil mewah bergaya klasik), Retro Pink (tampil ceria bergaya retro), dan Vintage Violet (tampil ekslusif bergaya vintage). Motor bergaya retro-modern ini dibandrol dengan harga Rp. 13,5 juta.

Jumat, 21 Mei 2010

Hurt Report : Darah Muda Rentan Celaka


Mungkin anda sudah pernah tahu atau baca tentang “Hurt Report”, kalau di terjemahkan secara harfiah, ‘hurt’ berarti sakit, ‘report’ berarti laporan. Sebenarnya laporan ini gak ada hubungannya tentang rasa sakit, hanya saja laporan ini dibuat oleh seorang profesor dari University of Southern California Traffic Safety Center, bernama Professor Harry Hurt. Makanya namanya “Hurt Report”.

“Hurt Report” ini sebenarnya adalah kerjaanya DOT (Department Of Transportation) di Amerika pada tahun 1976, dan selesai dibuat pada tahun 1981. Nah professor Harry Hurt inilah yang ketiban kerjaan buat melakukan penelitian atas penyebab kecelakaan dan cara penanggulangannya.

“20. Motorcycle riders between the ages of 16 and 24 are significantly Overrepresented in accidents; motorcycle riders between the ages of 30 and 50 are significantly underrepresented.” – Pengendara motor dengan umur antara 16 hingga 24 tahun secara signifikan tampak dalam banyak kecelakaan; pengendara antara 30 hingga 50 tahun secara signifikan jarang ditemukan.

Hurt Report nomor 20 ini menyatakan bahwa anak muda lebih cenderung mengalami kecelakaan motor. Mungkin hal ini adalah hal yang sangat umum sekali, dimana yang namanya remaja umumnya masih belum bisa mengontrol emosi dan tidak berfikir jauh atas tindakan yang mereka lakukan.

Rasa bangga bisa bawa motor sendiri dan senang jalan-jalan bersama teman-teman adalah dunianya anak remaja, memang begitu kodratnya. Tapi kematangan berfikir, kesadaran akan keselamatan dan tanggung jawab juga hendaknya mereka kuasai sebelum “berkenalan” dengan yang namanya motor. Tanpa hal-hal ini, anak-anak itu bisa saja justru bisa menyakiti diri mereka sendiri hanya karena kurang dapat menahan emosi dan kurangnya pemahaman akan pentingnya keselamatan.

Bagi kita semua pengendara motor, sudah tua ataupun masih muda, kita semua merasakan betapa emosi selalu di-”coba” dijalan raya. Dalam keadaan biasa saja, kalau di salip motor lain dengan tidak sopan kita pasti marah dan emosi melonjak. Sekarang masalahnya adalah apakah kita membiarkan emosi itu tetap melonjak dan terpancing oleh suasana. Jujur saja, yang tua pasti akan berfikir dua kali untuk bisa terpancing, sementara yang muda ?

Mudah sekali kita temui dijalan anak-anak muda berkendara motor se-enaknya. Sukur-sukur kalau pakai helm dan gear yang baik, ini malah tidak pakai helm, kaus oblong seadanya, celana pendek dan sendal jepitan. Dengan posisi duduk “mengsong” sekenanya. Walah… sedikit kesalahan saja cukup untuk mengantar anak ini ke penyesalan seumur hidup. Ngeri melihatnya.

Balapan liar dijalanan pada mendekati tengah malam dibilangan jalan-jalan pelosok kota, mereka semua anak-anak muda. Banyak sudah yang mengalami nasib na’as terjatuh saat beradu kecepatan. Dari yang luka ringan hingga yang meninggal. Mereka menyia-nyiakan umur yang masih panjang.

Sayangnya, hal ini di-perparah justru oleh banyak orang tua di Indonesia ini. Budaya “miskin” masih sangat meresap dalam kehidupan kita. Punya duit dikit, anak langsung dibelikan motor. Tanpa memikirkan bahwa apakah anak sudah cukup umur atau sudah punya tanggung jawab untuk menjaga motor dan dirinya sendiri. Yang penting merasa derajat terangkat karena tetangga melihat kalau anaknya bawa motor baru. Lengkap sudah.

Nah, para orang tua, kapan anda mulai membelikan anak anda sebuah motor baru ? kalau sudah punya uang ? pikirkan lagi.

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Kamis, 20 Mei 2010

IMI Luncurkan Buku Panduan Safety Riding


Jakarta - Keamanan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya dominasi sebuah lembaga. Terlebih setiap tahun tingkat kecelakaan tergolong masih tinggi dengan korban yang terus berjatuhan.

Hal inilah yang kemudian disadari oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk ikut serta mengkampanyekan cara berkendara aman ke masyarakat luas.

Salah satunya adalah dengan mengeluarkan sebuah buku panduan safety riding dan safety driving.

"Road safety Sangat penting, tidak bisa di tunggu-tunggu lagi, tidak bisa ditawar-tawar lagi, karena itulah kami buat buku ini agar bisa menjadi sumbangan yang berarti bagi kampanye road safety," papar Ketua PP IMI, Juliari P Batubara di Kemayoran, Sabtu (17/4/2010).

Lebih lanjut Ari menjelaskan selain berkontribusi melalui buku ini, IMI pun saat ini sangat terbuka untuk bekerja sama, terutama dengan kepolisian untuk menyebarkan virus road safety ini ke seluruh masyarakat Indonesia.



"Kami punya ratusan ribu anggota yang ada di 33 provinsi di Indonesia. Kami siap membantu kepolisian dan perhubungan agar angka kecelakaan di Indonesia dapat dikurangi," tegasnya.

Angka kecelakaan yang tinggi ini pula yang menggugah ikatan yang sudah berusia 104 tahun untuk membuat buku panduan safety riding dan safety driving ini.

Sebab merujuk pada data yang dirilis Polri baru-baru ini, setidaknya 1.016 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2009.

Dan di Jakarta, motor mendominasi kecelakaan itu dengan persentase hingga 70 persennya. Kelompok usia muda pun merupakan kelompok yang paling rentan.

"Melihat ini semua, road safety bukan lagi dominasi tanggung jawab polisi, tapi sudah menjadi tanggung jawab kita semua. Tanggung jawab bersama," ujarnya.

sumber http://oto.detik.com

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Rabu, 19 Mei 2010

Honda Luncurkan Dunia Matik

Pertama di Indonesia



Sebagai bentuk pelayanan terhadap konsumen, PT Astra Internasional yang merupakan main dealer sepeda motor Honda meluncurkan Dunia Matik. Dunia Matik yang merupakan perpaduan showroom dan lifestyle ini direncanakan akan dilaunching bulan ini. Namun, sejak sebulan yang lalu Dunia Matik sudah dapat dinikmati masyarakat Bengkulu.

Person In charge Dunia Matik Honda, Elmita Sari Menjelaskan, Dunia Matik merupakan proyek percontohan dari PT. Astra Internasional. Dunia Matik yang beralamat di Jalan P. Natadirja Km. 7 ini berupa showroom khusus produk matik. Selain itu dilengkapi juga dengan sarana penunjang lain, seperti lounge dengan fasilitas hotspot area dan band. Selain itu disediakan juga meeting room berukuran luas, yang dilengkapi screen. Dapat juga berfungsi sebagai home theatre.



"Sebagai bentuk pelayanan pada konsumen, diluncurkanlah Dunia Matik. Ini proyek percontohan PT Astra, pertama dan satu-satunya di Indonesia. Tempat ini cocok sebagai lokasi nongkrong anak muda. Tak hanya itu, ditempat ini bisa juga dipakai untuk tempat rapat, seminar, "jelas Elmita.

Dilanjutkan Elmita, Dunia Matik tak hanya diperuntukkan bagi konsumen Honda tapi juga pengguna sepeda motor merek lain. Namun bagi konsumen Honda akan mendapatkan banyak keuntungan. "Bagi konsumen Honda, fasilitas seperti meeting room dan band digratiskan. Khusus untuk hotspot digratiskan untuk semua pengunjung," jelasnya.



Selain itu di tempat ini disediakan juga beragam makanan seperti kentang goreng dan roti bakar, serta berbagai jenis minuman. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Untuk makanan dijual Rp.12 ribu - Rp.15 ribu, sedangkan minuman Rp.5000 - Rp.9500. "Bagi pengunjung sepeda motor Honda disediakan welcome drink gratis,"katanya.

Dunia Matik Honda, lanjutnya juga akan membuka ekskul yang diperuntukan khusus bagi remaja, berupa pelatihan gitar, vokal, presenter, bahasa inggris, bahasa prancis, bahasa Jepang dan dance. "Konsumen Honda digratiskan ikut ekskul ini,"tambahnya.

Sumber : Rakyat Bengkulu, Jum'at 14 Mei 2010

MEMANG HANYA HONDA YANG PALING PEDULI DENGAN PELANGGANNYA.

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Selasa, 18 Mei 2010

AHM gelar Kompetisi Safety Riding Antar SMA


DALAM rangka meningkatkan komitmen terhadap edukasi keselamatan berkendara, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama jaringan Main Dealer mengadakan kompetisi safety riding antar Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Jawa, Bali, dan Sumatra.

Kegiatan yang melibatkan hampir 200 SMA ini berlangsung mulai April hingga Juni. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dirlantas Polri, Brigjen Djoko Susilo pada Kamis (22/4) di SMA PKP Ciracas, Jakarta Timur, disaksikan pula oleh Executive Vice President Director AHM Johannes Loman dan Marketing Director AHM Julius Aslan.

AHM bekerja sama dengan Main Dealer mengawali kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi di beberapa sekolah di kawasan Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Setelah mendapatkan nama sekolah yang siap mengikuti acara ini, prosesi penilaian lomba aktivitas safety riding pun dimulai. AHM dan Main Dealer di setiap kota tempat penyelenggaraan kegiatan ini, akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan penilaian terhadap sekolah peserta.

Beberapa masalah yang dijadikan barometer penilaian antara lain pelanggaran yang dilakukan siswa di area sekolah, pembangunan sarana fisik seperti zebra cross dan rambu-rambu, dan penyampaian informasi safety riding ke siswa.

Selain itu juga akan dinilai pengetahuan siswa tentang UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, keberadaan media informasi terkait safety riding, aktivitas patroli keamanan sekolah (PKS), dan intensitas sosialiasi safety riding.

Direktur Pemasaran PT AHM Julius Aslan mengatakan dengan kegiatan ini, AHM berharap dapat mendorong setiap sekolah untuk terus meningkatkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap keselamatan berkendara dan etika berlalu lintas

"Kegiatan ini hanya merupakan salah satu pemicu bagi sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap safety riding dan AHM bersama Main Dealer akan memberikan reward menarik kepada sekolah pemenang,ujarnya di sela-sela Kick Off Kompetisi Safety Riding SMA, di SMA PKP Ciracas, Jakarta Timur.

Julius menuturkan, sebagai produsen motor terbesar di Tanah Air, AHM memiliki komitmen yang besar terhadap faktor keamanan dan keselamatan berkendara. Hal ini diwujudkan dengan tidak hanya menyuguhkan produk sepeda motor dengan fitur safety terlengkap dibandingkan merek lain, tapi juga dengan menggencarkan kampanye keselamatan berkendara kepada konsumen.

sumber : www.mediaindonesia.com

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Minggu, 16 Mei 2010

Tidak ada pengendara yang lamban, yang ada adalah hati-hati.


Berkendara, mau apapun kendaraanya, motor atau mobil, memang enak jika dikendarakan dengan kecepatan yang tinggi. Dengan pemikiran cepat sampai di tujuan, juga terasa enak rasanya, melewati mobil-motor yang lamban. Sewaktu melintas melewati kendaraan-kendaraan itu kita mikir, kadang sedikit kesal, “Kok lambat amat sih ?” berfikir dalam hati.

Terus, sewaktu melewati, kadang kita amati orang yang sedang mengendarai. Pada umumnya, mereka itu perempuan, ibu-ibu, dan kelihatan agak tegang tersirat di wajah.

Ini banyak hubungannya dengan kepercayaan diri. Biasanya ibu-ibu itu kurang percaya diri dalam berkendara, tapi jangan salah, banyak juga yang percaya diri dan bisa dibilang cukup “sruntulan”. Kurang percaya diri menjadikan dirinya takut-takut dan ekstra hati-hati. Keinginan hati ingin cepat sampai, namun takut celaka dan jadi berhati-hati. Ujung-ujungnya lambat.

Jangan salah, ibu-ibu itu banyak yang naik mobil mewah dengan cc 3000-an. Anda boleh pikirkan bagaimana mesin yang punya performa tinggi dibawa dengan hati-hati. Tetap saja lambat. Jadi, bukan mobilnya yang lamban, tapi pengendaranya yang berhati-hati.

Kehati-hatian juga bisa timbul bukan hanya dari percaya diri yang kurang, bisa juga karena pengalaman dimasa yang lalu, atau kesadaran akan keselamatan yang cukup tinggi. Coba kita amati. Saya adalah pengendara motor yang setia. Sering saya temui di jalan-jalan, pengendara motor dengan atribut-atribut klubnya dan sangat mudah diidentifikasikan (dari atribut-atribut tersebut) bahwa pengendaranya adalah “anak motor”. Biasanya, anak motor lebih sadar akan keselamatan (kalau klubnya klub yang positif dan serius), kalo gak, buat apa ikutan klub ?

Nah, anak-anak motor itu, biasanya justru lebih lambat bawa motor dibandingkan dengan orang-orang disekitarnya yang pake helm cetok, celana pendek, pake sendal dan bawa motornya serabutan. Dilihat dari motornya, itu motor bagus, cc nya lebih gede dari motor bebek, dan pasti bisa ngebut dengan kecepatan tinggi. Namun, kenapa tetap dibawa pelan ? takut ? Pastinya anak motor gak takut ngebut, mereka cenderung lambat karena hati-hati dan sadar keselamatan.

Dengan ngebut, atau berkecepatan tinggi, banyak faktor resiko yang anda kumpulkan. Resiko dinamika jalan raya yang sangat cepat berubah, Waktu reaksi yang menjadi lebih pendek dan singkat, Ruang antara kendaraan anda dan kendaraan didepan yang berkurang dan berubah-ubah dengan cepat, dan lain-lain sebagainya.

Buku BRC handbook dari MSF bilang “Good rider keep risk factor number in check”. Berusahalah untuk selalu menjaga jumlah faktor resiko yang mengancam tetap rendah. Jangan menambah faktor-faktor resiko baru. Orang yang sadar hal ini, akan lebih berhati-hati dan otomatis, biasanya, jalannya lambat. Bukan berarti takut, tapi bertindak cerdas dan elegan. Anak motor tetep keliatan keren kok walaupun jalan lambat, malah kelihatan simpatik. Kalo ngebut, orang bukannya malah memuji, tapi malah mencibir.

Jalan lambat bukanlah AIB.

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Sabtu, 15 Mei 2010

Jalan Raya VS Sirkuit Balap


Apa yang terfikirkan oleh anda ketika anda bersiap-siap untuk melakukan balapan motor disirkuit Sentul ?

Saya yakin, anda akan berfikir untuk menggunakan helm yang baik, menggunakan sepatu balap, sarung tangan, celana dan pakaian balap, untuk berjaga-jaga apa bila anda terjatuh saat balapan.

Kemudian apa yang terfikirkan oleh anda ketika anda bersiap-siap untuk berkendara motor dari rumah ke kantor di keseharian anda ?

Saya yakin, anda akan berfikir untuk mengenakan pakaian kerja biasa, jaket seadanya, sepatu kerja, helm yang ada dan sarung tangan. Untuk alasan-alasan pragmatis seperti “biar ringkas dan simple”.

Lhooo ?

Anda yakin bahwa kondisi jalan raya lebih aman dari pada kondisi di sirkuit balap ?

Mari kita bayangkan, kondisi di sirkuit balap. Jalanan yang mulus, tidak bercabang. Tidak ada marka jalan yang rumit. Tidak ada rambu-rambu lalulintas. Tidak ada orang yang menyebrang. Tidak ada pepohonan dipinggir jalan. Tidak ada kendaraan-kendaraan lain selain pembalap, tidak ada truk, tidak ada becak atau bajaj. Semuanya adalah pengedara yang sudah siap untuk berlomba dan memiliki keahlian rata-rata yang baik. Sisi jalan banyak diberi bantalan berupa ban-ban bekas atau terkadang foam lembut.

Sekarang, ayo kita tengok jalan raya dilingkungan kita. Jalan yang tidak selalu mulus, lubang disana dan sini, speed bump, pertigaan dan perempatan kerap ditemui, pagar-pagar rumah yang kokoh dan keras di sisi jalan, penyebrang jalan, anak kecil berlarian disisi jalan. Truk dan mobil sibuk berlalu lalang. Kepadatan yang tinggi dan sesak. Keahlian pengguna jalan yang sangat beragam dan perubahan lalulintas yang sangat dinamis

Jadi, mana lebih berbahaya menurut anda ? Jalan raya atau sirkuit balap ?

Lalu, mengapa orang-orang cendrung bersiap-siap untuk menggunakan safety gear yang baik dan komplit saat akan masuk sirkuit balap ? sementara mereka lebih santai dan longgar bila akan naik motor memasuki jalan raya yang logikanya justru lebih berbahaya ?

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Kamis, 13 Mei 2010

Salah mu sendiri !


Coba kita fikirkan, kejadian-kejadian yang menimpa kita, terutama kejadian-kejadian buruk, sebagian besar adalah kesalahan kita sendiri. Tapi sebagai manusia yang punya sifat alami yang sok merasa benar, kita sering-kali menyalahkan orang lain.

Bila kita berinteraksi dengan pengendara lain di jalanan, Kita harus selalu berasumsi :
bahwa, pengendara lain tidak melihat kita, maka berusahalah untuk terlihat. Pergunakan pakaian yang menyala, hidupkan lampu, dsb
bahwa, pengendara lain susah untuk mengetahui kecepatan kita (karena motor memang susah dinilai kecepatannya, jika dilihat oleh orang lain, terutama dari jarak yang agak jauh. Melambatlah, bila anda melihat ada potensi pengendara lain didepan anda yang sedang "Searching" kearah anda.
bahwa, pengendara lain tidak mengetahui apa yang akan kita lakukan, maka berusahalah untuk memberi tahu. Pergunakan sein saat akan berpindah jalur, menikung. Matikan sein setelahnya. Kedipkan lampu rem. Berikan signal tangan.
bahwa, pengendara lain memiliki kesadaran etika yang buruk. Selalu berikan ruang dan waktu antara anda dan mereka.

Banyaaak sekali contoh-contoh yang bisa kita lihat :
Nyaris ber-serempet dengan motor lain. Motor anda bergerak lurus, sementara ada motor yang terlihat di sudut mata anda seperti sedang “me-mepet” motor anda, kejadian itu terjadi di pertemuan antara kedua jalur. Setelah benar-benar hampir nye-rempet, dalam hati anda mengumpat menyalahkan pengendara lain itu yang bergerak mepet ke motor anda. Siapa yang salah ? Yang salah anda sendiri. Karena, 1), Anda tidak langsung berhati-hati dan melambatkan motor dipersimpangan jalan, 2), Anda sudah melihat gelagat motor yang masuk ke jalur yang sama, nampun tetap mempertahankan posisi dan kecepatan.
Tentang motor yang hampir bersenggolan dengan motor anda itu ? Apakah ada yang bisa anda lakukan terhadap perilaku dan kebodohan pengedara itu ? Tidak ada… maka anda tidak bisa menyalahkan mereka. Anda lah yang bertanggung jawab atas keselamatan anda sendiri.

Anda mengunggu dilampu merah, dengan sabar anda menunggu. Kemudian lampu berubah menjadi kuning, anda masih terus menunggu, beberapa detik kemudian lampu berubah hijau, perlahan-lahan anda menambah gas untuk mulai menyebrangi persimpangan. Baru setengah jalan, kemudian sebuah kendaraan dari arah yang seharusnya sudah berubah merah, dengan cepat melewati anda, nyaris menabrak motor anda. Sadar hampir ter-tabrak, anda marah-marah sambil mengumpat. Siapa yang salah ? Yang salah anda. Karena 1) Anda sadar kalau anda di persimpangan, dimana banyak terjadi interaksi diantara kendaraan bermotor dari berbagai arah, harusnya anda benar-benar memeriksa segala arah sebelum maju, walaupun lampu sudah berwarna hijau. Lalu mengenai kesalahan kendaraan yang menerobos lampu merah ? Itu adalah masalah pengendara itu sendiri bukan masalah anda, anda bertanggung jawab atas keselamatan anda sendiri dan keselamatan orang lain dari tindakan-tindakan anda sendiri

Coba anda fikirkan lagi, ingat-ingat lagi kejadian-kejadian near-miss yang pernah anda alami, fikirkan bagaimana anda bisa menghindarinya. Jangan untuk berfikir mengubah cara berkendara orang lain, ubahlah cara berkendara anda sendiri, dan tingkatkan awareness anda. Kalau anda bisa menemukan jawaban mengenai cara menghindari near-miss tersebut, maka anda tahu, pada waktu itu, andalah yang melakukan kesalahan.

Sumber http://safetyridingcourse.com

Ayo Safety Riding untuk keselamatan bersama, pilih Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia, cuma Honda yang benar-benar Peduli.


Rabu, 05 Mei 2010

11th Safety Riding Japan Instructor's Competition


Tim Honda Indonesia Juara Bertahan

“Tantangan ke depan Honda selaku ATPM kendaraan adalah mensukseskan safety riding. Sebab itulah harapan konsumen ke depan, berkendara dengan aman dan nyaman, “ungkap Johannes Loman Director Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) Jakarta.

Dalam rangka mensukseskan safety riding, banyak kegiatan yang telah AHM lakukan. Salah satunya yang baru dilakukan adalah selalu berperan aktif dalam 11th Safety Riding Japan Instructor Competition di Suzuka Circuitland Traffic Education Center Jepang (14-15/9) Jepang. Event ini sangat spesial karena tim Safety Riding Honda Indonesia terpilih sebagai juara pertama! Padahal ketiga perwakilan AHM Indonesia ini (A.A. Made Surya, J. Lucky M.U dan Hasto Adi Raharjo)merupakan wajah baru.

Pertama pada peserta yang mewakili tim Safety Riding Honda Indonesia antara lain Ketiganya merupakan perwakilan baru tim Honda Indonesia di Safety Riding Japan Instructor Competition. Beda dengan tahun sebelumnya dimana peserta yang turun pernah ikut di tahun 2005. Beda dengan event tahun sebelumnya. Kontingen Honda Indonesia yang mengikuti pernah turun di tahun 2005.

“Baru tahun ini mereka mengikuti Safety Riding Japan Instructor Competition,” ucap Anggono Iriawan SRP Planning & Publication Sub Dept. Safety Riding Promotion Dept. AHM Jakarta.

Meski baru turun, namun skill yang dimiliki tak perlu diragukan. Juara 1 dan 2 kelas 100 cc sukses diraih. Wow! Padahal lomba hari pertama cuaca tak bersahabat. Hujan turun dengan deras sehingga lintasan licin dan peserta harus berbasah-basahan pas lomba karena guyuran air hujan.

Namun karena para peserta perwakilan Honda Indonesia ketrampilannya handal, materi lomba pun bisa diselesaikan dengan baik. Mulai materi breaking, pillon slalom dan slalom corse bisa dilalui dengan lancar. Bahkan teknik dasar safety riding yang menjadi nilai tambah pas lomba bisa ditunjukkan dengan sempurna.

“Pengecekan sepeda motor, riding posture yang terdiri dari 7 item yaitu kepala dan mata, pundak, sikut, tangan, pinggul, lutut dan kaki, jarak pengereman dan waktu kecepatan dinilai tanpa melakukan kesalahan,” papar A.A. Made Surya, yang menjadi peserta terbaik pada kompetisi ini. Ini menjadi bukti kemampuan para instruktur safety riding Honda Indonesia telah diakui dan sesuai standar dunia. Sebab “Lomba ini bagian dari improvisasi dan untuk kalibrasi teknik instruktur safety riding Honda seluruh dunia,” ungkap Anggono Iriawan.

Pada event kali ini diikuti 147 peserta dari 8 negara yang datang. Ada perwakilan Australia, Cina, Jepang, Malaysia, Philipina, Singapura, Thailand dan Turki. Namun perwakilan Honda Indonesia menunjukkan skill yang di atas negara lain dengan mendulang podium juara. Tentu menjadi tantangan tersendiri. Mental sebagai juara bertahan benar-benar diuji disini. Sekadar imformasi, sebelumnya tim Safety Riding Honda Indonesia juga meraih juara pertama di kelas yang sama dua tahun berturut-turut (di tahun 2005 dan 2006). “Dan di kompetisi tahun 2007 ini ada tes teori yang menjadi tes percobaan,” tambah Anggono. Jadi terbayang sekali serunya persaingan dalam mendapatkan juara.

Atas kemenangan yang diraih, AHM selaku produsen motor Honda sangat menyambut gembira. “Kami sangat bersyukur. Sebab kemenangan ini bagian dari keseriusan dan kepedulian Honda pada program safety riding. Mereka perwakilan Honda Indonesia adalah instruktur safety riding Honda yang nantinya akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Skill mereka yang telah diakui dan standar dunia tentu sangat bermanfaat dalam menggalakkan dan kampanye safety riding ke masyarakat,” tambah Kristanto, General manager Corporate Commnunicatio PT AHM. Selamat.

Astra Honda Motor Safety Riding

Mensukseskan program safety riding terus Honda laksanakan. Di tingkat dunia Astra Honda Motor (AHM) selalu aktif turun dalam kompetisi safety riding Honda seluruh dunia di Jepang dan sukses juara. Untuk masyarakat Indonesia sendiri gimana? Tentu saja usaha Honda lebih hebat dan tak perlu ditanyakan lagi. Mulai dari instruktur yang akan menyampaikan ke masyarakat, benar-benar telah disiapkan. Berbagai macam pelatihan teori dan praktek sesuai standar safety riding Honda dunia diberikan.

Belum lagi setiap instruktur yang mengajar ke masyarakat ini harus lulus ujian teori dan praktek sesuai standar Honda dunia. Makin membuat instruktur safety riding Honda pilihan. Dalam jangka waktu tertentu, AHM juga mengumpulkan para instruktur untuk penyegaran dan mengukur kembali kemampuan safety riding baik terori maupun praktek. Sehingga kemampuan para instruktur ini sesuai standar Honda dunia. Salah satu usaha AHM untuk terus menjaga kualitas para instrukturnya dengan menggelar kompetisi antar instruktur Honda seluruh Indonesia. “Disini selain lomba, penyegaran materi safety riding juga terjadi,” tambah Angono Iriawan.

Setelah instrukturnya pandai, giliran masyarakat sebagai pelaku langsung safety riding dibikin ngerti dan paham. Caranya melalui seabreg kegiatan safety riding Honda. Saat ini PT AHM menjalankan program safety riding dengan melibatkan partisipasi aktif konsumen dengan standard pelatihan safety riding Honda. Melalui para instrukturnya pelatihan safety riding diberikan langsung kepada masyarakat pengguna motor. Seperti pengguna harian, profesi, klub motor, sekolahan (TK, SD, SMP, SMA maupun Mahasiswa), perusahaan swasta dan grup Astra sendiri.

Secara kontinyu AHM juga berkampanye mengenai keselamatan berkendara yang aman dan nyaman melalui berbagai event yang dilakukan. Dari kegiatan rally motor Honda, Honda best student, servis gratis, OMR Honda, lomba irit, launching motor baru dan kegiatan lain, kampanye safety riding pasti ada. Lalu bukti Honda pionir safety riding, Honda memiliki Honda Riding Trainer (HRT) yang belum dimiliki ATPM lain. Di kegiatan Honda, simulator safety riding ini dipajang dan masyarakat dipersilakan untuk mencoba.

“Rencananya tahun ini sebanyak 500 Honda Riding Trainer (HRT) telah menyebar ke dealer-dealer. Sehingga para pengunjung bisa mencoba langsung. Jika sehari 1 HRT dicoba 5 orang aja, dalam sehari sebanyak 2500 orang telah belajar safety riding. Dalam setahun tinggal mengkalikan masa aktif kerja dealer umpamanya 25 hari bisa mencapai 750.000 orang,” ucap Anggono. Ini semua bermuara pada satu tujuan mulia. “Honda berdedikasi untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan melalui kampanye safety riding yang berorientasi pada etika dan ketrampilan berkendara sebagai langkah preventif terhadap terjadinya kecelakaan lalu-lintas di Indonesia,” tutup A.S. Tedjosiswojo General Manager Technical Service PT AHM.

(Sumber: Otoplus)

Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia.


Selasa, 04 Mei 2010

Akreditasi Protektor Keselamatan Bikers


Pernahkah anda peduli pada alat keselamatan berkendara yang anda gunakan? Benarkah protektor berkendara yang digunakan bikers saat ini bisa menyelamatkan pada saat-saat kritis?

Tentu saja sebagian kematian atau luka-luka yang disebabkan oleh kecelakaan berasal dari kelalaian semata. Lupa mengancing helm, adalah contohnya. Namun bila segala atribut keselamatan telah terpasang sebagaimana mestinya, hanya kualitas protektor itulah yang menjadi andalan kita saat saat kritis, bukan?

Saat ini mode dan kesadaran bikers mengenai pentingnya alat keselamatan berkendara sudah sedemikian berkembang. Wujudnya berupa digunakannya berbagai atribut keselamatan berkendara, baik pada kendaraan maupun pada bikers itu sendiri. Tidak kurang dana yang dikucurkan mencapai ratusan hingga jutaan rupiah hanya untuk menebus sebuah helm, misalnya. Juga butuh banyak waktu guna memperbaiki settingan sepeda motor agar tetap aman dan nyaman dikendarai. Pada kendaraan, alat-alat yang terpasang lebih sering kita sebut sebagai asesori dan alat bantu berkendara. Sementara pada bikers, sering disebut safety gear atau protektor.

Khusus untuk bikers, berbagai alat keselamatan utama dan pertama adalah penggunaan helm yang baik. Pengaman berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah sepatu bikers (boot), jaket, sarung tangan, dan protektor punggung (back protector). Belum lagi berbagai kelengkapan tambahan yang kemudian tergolong sebagai asesori bikers.

Namun tampaknya peningkatan kesadaran bikers tersebut lebih banyak dimanfaatkan oleh para produsen guna meraih keuntungan. Banyaknya atribut keselamatan yang tidak memiliki spesifikasi standar keselamatan kini beredar luas. Masih beredarnya helm-helm yang gampang pecah saat terjadi benturan, peredaran kaca helm yang mudah buram dan cembung, boot bikers yang solnya licin, kaku, dan mudah pecah, boot yang mudah dirembesi air atau sobek, hanyalah contoh kecil dari safety gear yang tidak standar.

Lalu apa standar alat-alat keselamatan tersebut?

Saat ini di Indonesia, standar penggunaan alat-alat keselamatan berkendara masih minim. Mungkin ada di antara anda yang pernah menemukan standar keselamatan seperti apa yang di pakai di sini? Kita sepertinya hanya mengenal SNI (Standar Nasional Industri) yang lebih merujuk pada standar produksi. Beberapa produk yang beredar di pasar, malah menggunakan standar lain dari luar negeri, misalnya, DOT (Departemen of Transportation) Amerika Serikat.

Pencantuman logo SNI dan DOT pada helm merupakan suatu kemajuan. Namun pernakah ada yang melakukan pengecekan mengenai validitas penggunaan logo-logo tersebut. Jika benar sudah valid, sudah seberapa benar logo tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Juga seberapa jauh tingkat prestasi yang diraih berdasarkan pemeringkatan standar keselamatan. Jika anda membeli mobil-mobil berkualitas seperti sedan, misalnya, anda akan menemukan penjelasan bahwa Honda Civic terbaru meraih 5 bintang (tertinggi) untuk aspek keselamatan yang diberikan oleh Komisi Keselamatan Transportasi Eropa. Apakah hal yang sama berlaku pada protektor keselamatan yang banyak beredar sekarang?

Melihat banyaknya produk keselamatan bikers yang dijual di pasar saat ini, sudah saatnya kita lebih kritis. Tidak saja barang-barang yang dijual perlu uji kualitas, namun juga membutuhkan penjelasan mengenai tingkat akreditasi yang diraih. Validitas ini penting agar bikers yang sudah mempercayakan hidupnya pada alat-alat ini, benar-benar terselamatkan pada saat terjadi kecelakaan. Bisa dibayangkan jika seorang bikers yang terlempar dari motor saat kecelakaan justru mendarat dengan kepala di atas aspal hanya karena klip atau jahitan tali helmnya putus terlebih dahulu. Siapa yang bertanggungjawab dan siapa yang kemudian disalahkan? Jangan sampai hal ini terjadi, dan jangan sampai anda menyalahkan sang pengendara motor saat kefatalan justru terjadi akibat protektor keselamatan yang disfungsional.

Sumber : Honda Riders On Internet

Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia.


Minggu, 02 Mei 2010

Fakta Membuktikan, Helm Menyelamatkan!


Mari belajar dari fakta-fakta berikut agar kita semakin sadar soal pentingnya penggunaan helm guna mencegah anda dari risiko cedera atau meninggal di jalan raya.

Data ini diperoleh dari Bicycle Helmet Safety Institute dan menggambarkan kondisi masyarakat Amerika Serikat. Semoga kita bisa belajar dan silahkan meng-update terus informasi safety riding di rubrik ini.

* Terdapat 85 juta pemakai kendaraan roda dua di Amerika Serikat (AS). Sekitar 800 dari mereka meninggal setiap tahunnya dan 92% di antaranya menggunakan motor.

* 540,000 pengendara masuk UGD setiap tahun. Di antara mereka 67,000 mengalami luka di kepala, dan 27,000 dirawat inap.

* Lebih banyak lagi kecekaaan dan luka-luka yang tidak dilaporkan karena hanya dianggap luka ringan.

* 1 dari 8 kecelakaan mengakibatkan gegar otak.

* 1/3 dari mereka meninggal karena luka kepala/gegar otak berat.

* Hingga 88% gegar otak dapat dicegah dengan penggunaan helm.

* Setengah dari kematian akibat luka kepala dialami oleh anak-anak di bawah 15 tahun.

* Kerugian langsung akibat tidak menggunakan helmet diperkirakan mencapai $81 juta setiap tahun (kalikan sendiri dengan kurs rupiah, ya),

* Kerugian tidak langsung lebih banyak lagi, mencapai $2.3 milyar setiap tahun.

* 80 persen pengguna helm adalah pekerja ulang-alik (komuter) dari pinggiran ke pusat-pusat kota, sisanya anak-anak dan pelajar/mahasiswa disekitar area bermain atau sekolah.

* Helm sangat murah, dapat diperoleh hanya dengan $ 10-15 dolar, bahkan masih banyak pula yang di bawah itu.

Sumber berita dari http://honda-riders.or.id

Percayakan Honda sebagai motor yang aman karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia.



Jumat, 30 April 2010

Honda Gelar Safety Riding untuk SMTA


JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan berkendara, PT Astra Honda Motor melakukan kompetisi keselamatan berkendara untuk para pelajar sekolah menengah tingkat atas di Jawa, Bali, dan Sumatera. Total terdapat 200 sekolah SMTA yang ikut ambil bagian dan berlangsung dari April sampai Juni 2010.

Executive Vice President Director Astra Honda Motor (AHM) Johannes Loman mengatakan, kompetisi didasari atas pertumbuhan ekonomi dan makin dinamisnya kehidupan masyarakat. Akibatnya, sepeda motor menjadi transportasi pilihan utama. Akibatnya, pertumbuhan sepeda motor terus meningkat. “Sepeda motor saat ini merupakan alat transportasi paling ekonomis dan praktis,” ujarnya.

Peduli keselamatan

"Kami sebagai produsen sangat peduli terhadap keselamatan. Kami buat produk yang aman dan melakukan kegiatan ini. Kami harap duta-duta muda ini bisa menularkan kepada sesamanya untuk mematuhi peraturan," ujar Loman di sela-sela Pembukaan Kompetisi Safety Riding SMA PKP Ciracas, Jakarta Timur, hari ini.

Tolok ukur yang dijadikan penilaian pada kompetisi adalah penilaian pelanggaran yang dilakukan di area sekolah. Ketersediaan infrastruktur juga dipertimbangkan, seperti zebra-cross, rambu, dan penyampaian informasi safety riding ke siswa. Juga dinilai pengetahuan siswa tentang UU 22/2009 Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya, keberadaan media informasi, patroli keamanan sekolah, dan intensitas safety riding.

Julius Aslan, Direktur Pemasaran AHM, menambahkan, Honda berharap bisa mendorong setiap sekolah untuk terus meningkatkan kesadaran siswa-siswi terhadap keselamatan.

"Safety riding bagian dari budaya berdisiplin serta cara berkendara yang aman dan beretika. Saat ini, (safety riding) dijalankan di delapan provinsi. Ke depan, semua provinsi," tambah Julius. Delapan provinsi yang masuk dalam cakupan kegiatan adalah Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Sumber
: http://otomotif.kompas.com

Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda karena Honda Pelopor Safety Riding di Indonesia.


Rabu, 28 April 2010

7 Skenario Tabrakan


Artikel berikut adalah 7 skenario tabrakan yang didasari dari kecelakaan yang sebenarnya dimana si pengendara motor yang bersangkutan tewas. Mereka tak sempat menerangkan apa yang salah, jadi dibuatlah skenario ini, menghindari maut dan tetap selamat dengan mempelajari kesalahan mereka.

1. Perpotongan Jalur Berbahaya (Junction Jeopardy)

Pembunuh nomor satu, tabrakan di perpotongan jalur selalu sama dan berakibat serius, dapat terjadi pada siapa saja yang biasanya pengendara lain yang terlibat mengklaim bahwa mereka tak melihat ada motor datang, meskipun begitu pengendara motor bisa menghindari dengan defensive riding dan tetap awas.

Apa yang salah :

Pengendara motor berjalan di belakang sebuah mobil, ketika mobil tsb belok kiri, motor melaju bermanuver melewati mobil tsb di sisi kanan, ternyata dari arah kiri ada mobil lain yang melaju baik lurus maupun belok kanan/kiri.

Cara menghindar kesalahan :

* jangan pernah mendahului dari kanan dimana bisa jadi ada kendaraan masuk/belok di jalur anda tanpa peringatan, dahului dari kanan bila jelas-jelas perpotongan jalur tersebut bersih dan aman tak ada kendaraan lain.
* masuki tiap perpotongan jalur dengan sebanyak mungkin penglihatan dan informasi, perhatikan posisi kendaraan dan lampu-lampu sen, tapi jangan menyimpulkan apa-apa. Nantikan yang tidak dinanti nanti.
* tanyakan pada diri sendiri "sudahkah saya terlihat?", pastikan anda di garis lihat pengendara mobil, kalau perlu terjadi kontak mata, bila ragu-ragu siapkan yang terburuk.

2. Tikungan yang Kacau (Cornering Chaos)

Jujur saja, tewas ditikungan adalah mati konyol, karena bisa dihindari dan tak ada alasan yang pantas untuk itu. Tetap hidup, dalam kasus ini sangat sederhana, berkendaralah dengan keterbatasan anda. Status membuktikan bahwa pengendara motor tak berpengalaman atau yang sudah lama tak bawa motor adalah yang terbanyak mendapatkan kecelakaan ini, yang mengejutkan adalah terjadi meski jalan tidak basah.

Apa yang salah :

Pengendara motor memasuki tikungan terlalu cepat hingga gagal prediksi radius tikungan dan tak sempat melihat keadaan di ujung tikungan lalu berada di garis tikung yang tidak tepat hingga terlalu dekat dengan jalur arah lawan dan gagal menikung dengan benar hingga panik (ada yang menurunkan gas dan mengerem) hingga ketika keluar tikungan motor malah lari jauh ke arah lawan hingga bertabrakan dengan kendaraan dari depannya.

Cara menghindar kesalahan :

* rem dan atur posisi gigi segera, atur kecepatan hingga bisa merubah jalur menikung bila diperlukan, perhatikan keadaan tikungan bila ada tanda-taanda marka jalan kemana arah tikungan tersebut.
* masuki garis tikungan dengan penglihatan terbaik untuk melewatinya - bukan garis tikungan balapan, dengan menyisakan ruang antara anda dan kendaraan dari arah lawan.
* jika tiba-tiba tikungan menyempit (baik keadaan jalan maupun ada kendaraan lain), jangan panik, karena panik bisa membuat motor hilang kendali.

3. Mendahului yang Kebablasan (Overtaking Oblivion)

Tabrakan ketika mendahului adalah kasus paling banyak ke tiga dalam kecelakan motor, meskipun si pengendara motor biasa dan bisa mendahului kendaraan yang melaju lebih lambat.

Apa yang salah :

Pengendara motor melaju terlalu dekat pada kendaraan didepannya hingga banting setir kekanan dan berusaha mendahuluinya, ternyata didepan kendaraan tersebut ada kendaraan lagi hingga si pengendara motor berusaha melewati keduanya, karena salah perhitungan dan salah atur jarak lalu keluar jalur masuki arah lawan dengan tak ada waktu dan jarak lagi untuk pindah jalur hingga terjadilah tabrakan dengan kendaraan dari arah lawan.

Cara menghindar kesalahan :

* kunci mendahului adalah perencanaan yang matang, jangan gak sabaran, terburu-buru atau agresif, posisikan diri anda dengan penglihatan terbaik kearah jalan didepan, pastikan posisi gigi yang pas untuk menaikkan akselerasi.
* perhatikan jalan didepan dengan seksama, adakah hal-hal yang berpotensi bahaya? jika ada sedikit saja keraguan di hati, jangan mendahului!, karena sebentaran saja anda dapat lagi kesempatan untuk mendahului.
* lihat kaca spion dan area yang tak nampak di kaca spion lalu nyalakan lampu sen dan segera mendahului secepat dan semulus mungkin, ambil segera jalur semula dan jaga ruang antara anda dan kendaraan lain seluas mungkin.

4. Pemilahan yang Rusak (Filtering F**k-Up)

Bisa memilah melaju melewati kendaran-kendaraan di jalanan yg ramai adalah praktis maju yang terbesar dalam mengendarai motor sekaligus berbahaya.

Apa yang salah :

Pengendara motor melaju terlalu cepat di jalur 2 atau 3 dgn estimasi kecepatan 45kpj lebih cepat dari kendaran lain disekitarnya yang akan didahului, tiba-tiba salah satu kendaraan bermanuver pindah jalur tepat didepannya hingga si pengendara motor tak bisa menghindarinya dan terjadilah tabrakan.

Cara menghindar kesalahan :

* berkendaralah dengan kecepatan yang memungkinkan anda untuk berhenti atau bermanuver dengan tepat, disarankan jangan lebih dari 15kpj dari kendaraan lain disekitar yang akan didahului.
* duduk tegak dan fokus terhadap jalan didepan, perhatikan tanda-tanda yang berpotensi bahaya, awas terhadap lampu-lampu sen kendaraan lain, perempatan-perempatan, pejalan kaki yang menyeberang dan lain-lain, sisakan ruangan antara anda dan kendaraan lain.

5. Berkendara kelompok yang Berdukacita (Group Riding Grief)

Berkendara dengan teman-teman bisa menyenangkan sekaligus dapat menimbulkan masalah. Berkendara kelompok tidak termasuk dalam catatan resmi kasus kecelakaan bermotor, tapi secara tetap tercatat sebagai faktor penyumbang yang tidak bisa diabaikan. Problem terbesar adalah si pengendara motor beresiko kecelakaan karena keinginan untuk show off atau pamer kebisaanya bermotor didepan teman-temnannya. Berkendaralah dengan kenyamanan anda sendiri, jangan terpancing oleh ulah teman anda.

Apa yang salah :

4 motor atau lebih berkendara kelompok, dengan 3 motor di belakang sebuah kendaraan lain dan satu motor didepan kendaraan lain tersebut sekalgus di belakang kendaraan lain, satu dari 3 motor dibelakang mencoba mendahului, tiba-tiba satu motor didepan tersebut juga mendahului kendaraan didepannya tanpa memberi tanda dan tak melihat spion, motor yang dibelakangnya tak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan.

Cara menghindar kesalahan :

* kecuali anda memiliki kepercayaan penuh terhadap teman-teman kelompok berkendara di sekitar anda, tetaplah dalam formasi dan memberi ruang gerak yang banyak untuk mereka, jangan coba-coba menerka apa aksi dan manuver yang akan mereka lakukan.
* beri kejelasan terhadap teman-teman kelompok berkendara di sekitar anda bila anda ingin bermanuver, menolehlah dan beri tanda-tanda yang jelas.
* ketika mendahului, pertimbangkan pula teman-teman kelompok berkendara di sekitar yang dibelakang dengan memberi ruang gerak yang cukup. jika mengikuti motor lain, jangan dasari gerak mendahului anda dengan motor yang ada didepan.

5. Tragedi Putaran (Turn Tragedy)

Ada beberapa kecelakaan yang melibatkan kendaraan yang memutar di U-Turn dgn pengendara motor yang melaju dari arah lawan. Pengendara motor biasanya jarang disalahkan terhadap jenis kecelakaan ini, tapi tetaplah berhati-hati.

Prediksi dan bereaksi akan kecepatan dan keberadaan kendaraan lain di jalur lawan dari kemungkinan berputar tiba-tiba, jangan percaya pada lampu sen yang diberikan karena bisa terjadi kesalahpahaman (seperti ketika berputar memberi sen kanan, tiba setelah dijalur lawan masuk ke kiri jalur).

Beri ruang gerak jika nampaknya kendaraan dari arah lawan akan berputar, jika mendahului di satu jalur yang padat merayap, kendaraan yang antri didepan biasanya bermanuver kekanan mencari celah jalan didepannya.

6. Tabrakan belakang (Rear-end Wreck)

Melaju kencang di belakang kendaraan lain sepertinya terdengar bodoh ya? bisa jadi, tapi mengejutkan, terhitung 10% kecelakan bermotor dalam 9 grup contoh kecelakaan fatal dan menurut status, pengendara motor biasanya banyak disalahkan dalam kecelakaan jenis ini daripada kecelakan jenis lain, juga menunjukan terjadi pada pengendara motor yang masih muda, laki laki dan mengendarai motor yang kecil.

Perhatikan jalan didepan, jangan terganggu dengan "pemandangan" yang ada disekitar, bereaksilah segera terhadap lampu rem yang menyala didepan atau tanda-tanda yang menyebabkan terjadinya kelambatan didepan.

Kenali rem motor anda, banyak pengendara motor tak menyadari potensi akan rem motor mereka, sering-seringlah tes rem mendadak dan kuat rem motor anda di empat yang sepi dan beraspal bagus untuk mengetahui seberapa cepat motor anda berhenti, jangan berhenti mencoba pada tes pertama, terus lah mencoba, usahakan berangsur angsur hingga didapatkan perhentian yang maksimal.

7. Kesalahan dalam Percobaan (Error on Trial)

Kecelakaan tidak begitu saja terjadi, ada sebabnya. Kesalahan manusia menjadi faktor utama. Berlawanan dari opini populer yang ada, tak semua
kecelakaan disebabkan oleh pengemudi mobil, pengendara motorpun berbuat kesalahan. Dari Error on Trial yang dilakukan didapat data sebagai berikut :

Mobil

* gagal melihat dengan semestinya 18%
* gagal memutuskan10%
* kecerobohan 9%
* manuver yang buruk 8%
* kehilangan kendali 8%

Motor

* kehilangan kendali 14%
* gagal melihat dgn semestinya 14%
* gagal memutuskan10%
* manuver yang buruk 10%
* kecerobohan 9%

Artikel investigasi khusus ini disadur bebas dari kolom Feature "Stop Crashing" Superbike Magazine edisi April 2007 halaman 62, berjudul
"7 Deadly Bins and How to Avoid them", ditulis oleh Dave Bradford.


Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda, karena Honda pelopor safety riding di Indonesia.


Sabtu, 24 April 2010

"Safety Riding" Masuk Kurikulum Sekolah


JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah sepeda motor yang semakin menyemut menyebabkan tingkat kecelakaan juga naik. Di samping itu, mayoritas penggunanya adalah usia muda yang sangat produktif. Tidak hanya itu, kini para siswa mulai dari sekolah menengah tingkat pertama sampai atas—generasi penerus—menggunakan sepeda motor buat ke sekolah dan sebaliknya. Sepeda motor telah dijadikan transportasi oleh semua lapisan masyarakat. Pasalnya, angkutan sekolah dan umum sudah tidak ada lagi.

Bukti pengendara sepeda motor sebagai penyebab kecelakaan terbesar bisa dilihat dari data seperti yang dijelaskan oleh Kepala Subdit Pendidikan Masyarakat Ditlantas Mabes Polri Kartono, kemarin di Jakarta. Menurut Kartono, saat Operasi Ketupat pada 2009 yang dilaksanakan dua pekan di Lampung dan Bandung, terjadi 1.500 kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 720 orang meninggal dunia, 60 persen adalah pengendara sepeda motor.

Bertolak dari kondisi tersebut, Kepolisian Republik Indonesia sedang menggodok bahan pengajaran tentang safety riding atau mengendarai motor dengan aman. Menurut Kartono, materi itu akan diserahkan ke Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) Juni ini.

"Saat ini bahan pengajaran tersebut tengah digodok pokja (kelompok kerja) kepolisian dan Kemendiknas. Tahun ini, mudah-mudahan sudah bisa dimulai. Juni nanti akan diserahkan ke Kapolri," beber Kartono.

Dia juga menjelaskan, masalah kecelakaan di jalan seharusnya menjadi kepedulian seluruh masyarakat, bukan hanya pihak kepolisian dan produsen sepeda motor. Semua departemen terkait, misalnya Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum, serta semua elemen masyarakat juga peduli dengan masalah ini. “Karena itu, pembelajaran harus dimulai dari dini, masuk ke pelajaran sekolah,” tambah Kartono.

Karena menyangkut disiplin, pelajaran tentang safety riding masuk kurikulum pelajaran yang dimulai dari SD hingga SMA. “Bahkan dari TK sudah kita kenalkan aturan lalu lintas," ungkap Kartono.

Direktur Pemasaran AHM Julius Aslan mengomentari, ”Masalah keamanan berkendara adalah mengubah budaya. Itu bisa dilakukan, tapi membutuhkan waktu dua dekade.”

Karena mengubah budaya orang sekarang secara instan sulit, dia menyarankan agar hal itu diperkenalkan sejak dini. "Hasilnya baru terlihat 20 tahun mendatang," tutupnya.

Sumber : http://otomotif.kompas.com

Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda, karena Honda pelopor safety riding di Indonesia.


Jumat, 23 April 2010

Pelajaran Safety Riding Bakal Masuk Sekolah


Jakarta-Pengetahuan mengenai tertib berlalu-lintas adalah sesuatu hal yang sangat penting. Pembelajaran kepada para siswa sekolah pun dianggap sangat penting.

Nah agar semakin mengukuhkan hal itu ke kepala generasi muda, Kepolisian dan Kementerian Pendidikan Nasional pun rencananya akan membuat terobosan dengan memuat pelajaran safety riding ke kurikulum sekolah.

"Pokja (kelompok kerja) untuk memasukan safety riding ke kurikulum sudah dibuat, tidak lama lagi langkah itu semoga bisa direalisasi," ujar Kasubdit pendidikan masyarakat Ditlantas Polri Kombes Pol Kartono.

Hal tersebut disampaikan Kartono di sela-sela pembukaan kompetisi safety riding antar SMA yang dilakukan oleh PT Astra Honda Motor di SMA PKP, Ciracas, Jakarta Timur (22/4/2010).

Niatan kepolisian dan dinas pendidikan nasional itu menurut Kartono didasari pada keprihatinan kepolisian pada tingginya angka kecelakaan berlalu-lintas, terutama pada pengendara usia muda.

"Pengetahuan mengenai keselamatan di jalan ini harus ditanamkan ke generasi muda. Ini sama saja dengan merubah budaya berkendara dan itu harus dilaksanakan di generasi yang baru itu," tegasnya.

Rencananya, bahan pelajaran yang saat ini sedang disiapkan akan segera diserahkan ke sekolah-sekolah secara simbolis pada ulang tahun Polri, 1 Juli 2010 mendatang.

"Nanti pas hari jadi Polri bahan pelajaran itu akan diserahkan ke perwakilan sekolah dari 33 provinsi, setelah itu akan diseminarkan terlebih dahulu," tambah Kartono.

Niatan Pemerintah pun menurut Kartono sudah membulat. Karena rencananya pelajaran mengenai safety riding ini bukan akan diselenggarakan sebagai pelajaran ekstrakurikuler.

"Tapi kami mau pelajaran ini ada di intrakurikuler," tegasnya.

Kompetisi Safety Riding Honda

Berkaitan dengan hal itu, PT Astra Honda Motor (AHM) pun menggelar sebuah kompetisi safety riding antar SMA di kawasan Sumatera, Jawa dan Bali.

"SMA adalah masa depan kita, karena itu kami ingin menggugah kesadaran anak muda ini dengan sesuatu yang menantang, misalnya kompetisi ini," ujar Eksekutif Vice Presiden Director AHM, Johannes Loman.

SMA PKP ini sendiri hanyalah 1 sekolah diantara hampir 200 sekolah di Sumatera Utara, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali hingga bulan Juni mendatang.

Ada beberapa barometer yang menjadi penilaian kompetisi ini antara lain pembangunan sarana fisik seperti rambu dan zebra cross, pengetahuan siswa tentang UU No 22/2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan intensitas sosialisasi safety riding.

"Hal seperti ini harus dilaksanakan sekarang, kapan lagi. Ini adalah tentang bagaimana menyelamatkan masa depan mereka," ujar Kasubdit Pendidikan Masyarakat Ditlantas Polri Kombes Pol Kartono.

Komitmen Honda pada masalah keselamatan di jalan sendiri sudah berlangsung sejak lama, sebab saat ini AHM telah melatih 1.300 safety riding advisor.

Dan di sepanjang 2009 AHM pun telah menyelanggarakan 529 kali kegiatan edukasi safety riding di tingkar TK hingga perguruan tinggi dengan jumlah peserta hingga 39.400 orang.

Sumber : http://oto.detik.com


Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda, karena Honda pelopor safety riding di Indonesia.


Minggu, 18 April 2010

Ayo Safety Riding ...!!!

Setelah ku baca-baca waaah juga dech liat jumlah nominal uang yang musti dikeluarkan kalo kita melanggar tata tertib lalu lintas bagi pengguna Roda dua.



Ayo safety riding ...!!! agar kita aman dalam berkendara.

Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda, karena Honda pelopor safety riding di Indonesia.


Sabtu, 17 April 2010

Panduan memilih ukuran Helm yang pas


Ada 6 tahap penting penentuan pemilihan helm :
1. Pengukuran
2. Dicoba
3. Cek pergerakan horisontal dan vertikal
4. Cek retensi/kekuatan penahanan
5. Cek titik tekanan
6. Memastikan pilihan

1. Pengukuran

Mengukur kepala adalah titik awal prosedur penentuan helm yg cocok karena bentuk kepala yang berbeda-beda, kepala yang kelihatan berukuran sama ketika diukur, bisa saja akan berbeda ukuran helmnya.

Lingkaran kepala harus diukur sekitar 1 inchi dari alis di bagian depan sampai ke titik di belakang kepala yg memberikan pengukuran terbesar. Ukur beberapa kali, sampai dipastikan didapat pengukuran terbesar

2. Dicoba

Setelah ditentukan ukuran awal tadi, pilihlah helm yg paling mendekati ukuran tersebut. bila ukurannya berada di tengah-tengah antara 2 ukuran helm, cobalah ukuran yg lebih besar.

Bila anda cukup familiar dengan helm, anda akan bisa mengikuti instruksi berikut
bagaimana cara memasang helm dengan baik :

a. Pegang helm di bagian pengikat dagu, dng arah depan helm menghadap muka kita
dan bagian atas helm mengarah ke bawah
b. Letakkan masing-masing jempol di bagian dalam pengikat dagu dan seimbangkan helm
dengan jari telunjuk
c. Gunakan tangan untuk meregangkan helm, dan coba pasang helm di kepala anda

Helm-helm dengan bentuk berbeda akan terpasang/masuk ke kepala dengan cara yang berbeda pula. kadang-kadang bagian depan helm harus masuk dulu, tapi kadang-kadang juga bagian belakang yang harus duluan masuk

Jika helm masuk ke kepala tanpa ada hambatan, itu indikasi pertama bahwa helm tersebut terlalu besar dan tentu saja, bila sama sekali tidak bisa masuk, artinya helm itu terlalu kecil

Banyak orang yg tidak begitu familiar dengan helm, malas memaksakan utk menekan helm masuk, ketika merasakan ada sedikit hambatan saat memasang. Untuk memastikan bahwa sebuah helm kekecilan adalah dengan memaksa helm masuk ke kepala dan hanya jika benar-benar mustahil untuk masuk, barulah ambil ukuran helm berikutnya (yang lebih besar)

Ingat, kebanyakan orang memilih helm yang terlalu besar untuk kepala mereka, kelak mereka akan menyesal, karena helm yang tidak sesuai akan cenderung lebih bising, lebih berangin, dan melelahkan untuk dipakai.

kami juga mencatat bahwa kebanyakan orang biasa menggunakan helm lebih ke belakang, seperti topi, pastikan bahwa helm terpasang dengan seimbang di kepala anda. Gunakan posisi mata di bagian eye port utk helm full face, mata harusnya berada kira-kira di tengah-tengah, dengan pinggir paling atas berada dekat tepat di atas alis mata

3. Cek pergerakan horisontal dan vertikal


Nah, sekarang anda telah menggunakan helmnya. Gunakan cermin untuk melihat lebih jelas bagaimana terpasangnya. Coba liat apakah penekan pipi menempel dengan pipi. Perhatikan apakah tekanannya terlalu kuat.

Setelah melakukan pengecekan visual,pegang helm dengan kedua tangan di kedua sisi, coba putar helm dari satu sisi ke sisi lain. Apakah ada pergerakan kulit selama perputaran tersebut ? juga perhatikan besarnya resistansi dari pergerakan itu.

Berikutnya lakukan pengecekan gerakan ke atas dan ke bawah. Sekali lagi, perhatikan apakah ada pergerakan kulit dan besar resistansinya.

Jika pada kedua tes tersebut terjadi pergerakan kulit yang sangat sedikit atau sama sekali tidak ada, maka helm tersebut terlalu besar.

Helm yang tepat untuk ukuran anda, akan membuat kulit bergerak saat helm digerakkan
dan bila diberikan tekanan di sekitar kepala, tekanan tersebut akan dirasakan merata oleh pemakainya.

Catatan:
Helm itu mirip seperti sepatu, cara tepat dalam memilih helm yg cocok adalah cari helm yg paling ngepas tapi masih oke untuk dipakai. Perhitungkan juga lama waktu pemakaian helm. Misalnya, helm para pembalap drag dapat saja sangat sempit, karena mereka menggunakannya cuma untuk beberapa menit, tapi seorang polisi, yang menggunakan helm selama berjam-jam akan sangat memikirkan sisi kenyamanan.

4. Cek retensi/kekuatan penahanan

Nah sekarang, eratkan pengikat dagu, dan lakukan tes berikut, tes ini akan tidak menyenangkan tapi sangat penting : Tegakkan kepala anda, pegang bagian atas helm dengan salah satu tangan sementara jari-jari tangan lain memegang sisi-sisi bawah helm. Cobalah untuk memutar helm keluar dari kepala. Bila itu terjadi, tentu saja helm tersebut terlalu besar.

Catatan :
Jangan gunakan helm yg bisa terlepas dari kepala anda dalam keadaan strap penahan terpasang. Lakukan tes ini dengan memberikan tarikan yg agak keras,tapi jangan sampai menyakitkan. Tes ini sangat penting.

5. Cek titik tekanan

Sekarang, coba lepas penahan dagu, dan lepaskan helm dari kepala secepatnya setelah helm dilepas, gunakan cermin untuk mengamati perbedaan warna di kulit terutama di pipi dan dahi sedikit kemerahan di beberapa titik kecil mengindikasikan titik-titik tekanan. titik-titik tekanan ini kadang baru terperhatikan oleh pengguna setelah beberapa menit atau bahkan beberapa jam pemakaian, kadang-kadang tekanan ini akan menyebabkan sakit kepala atau paling tidak ketidaknyamanan.

Jika terlihat titik tekanan, ingat-ingat apakah waktu helm dipakai, anda merasa tidak nyaman di titik-titik itu. Jika anda tidak bisa mengingat, coba pasang kembali helm untuk beberapa menit, perhatikan dengan seksama titiktitik tekanan tersebut, jika tekanan di titik-titik itu membuat tidak nyaman, gantilah helm ke ukuran lebih besar berikutnya.

6. Memastikan kecocokan

Satu cara untuk memastikan kecocokan helm yang dipilih adalah mencoba helm yang satu ukuran lebih besar dan satu ukuran lebih kecil sambil memikirkan apakah pilihan yang tadi dipilih sudah tepat.

Cara lain adalah dengan menggunakan helm yang dipilih untuk beberapa saat selama di toko. Cara ini memungkinkan untuk memperhatikan titik-titik tekanan yang akan muncul.

Perhatian :
Tidak ada helm yang dapat melindungi penggunanya dari semua kemungkinan impak, untuk perlindungan maksimal, helm harus terpasang dengan baik dan harus memberikan pandangan keluar yang cukup, penahan dagu harus terpasang dengan baik dan kuat.

Selamat mencoba

Ride safely bro, be a defensive rider


Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda, karena Honda pelopor safety riding di Indonesia.


Kamis, 15 April 2010

Kunci Utama Safety Riding = Toleransi dan Sabar.


Apakah anda sudah tahu dan sudah paham akan pentingnya pemahaman Safety Riding bagi seorang Bikers...? Safety Riding tidak melulu soal Skill dalam berkendara. itu pendapat saya, oleh karenanya pada tulisan ini saya sebut saja...

kata kunci dari Safety Riding adalah Toleransi dan Sabar.
Selebihnya hanya bumbu pelengkap. Maksudnya =
1. Toleransilah dgn orang lain. (jalanan sdh cukup padat dan riuh oleh kendaraan) oleh karena itu...
2. Sabar lah....

Dari yang dua ini saja sudah cukup untuk :
1. Mengurangi angka kecelakaan
2. Mengurangi angka pelanggaran lalu lintas
3. Mendisiplinkan diri untuk tertib
4. Mengerti pentingnya Safety Riding
5. Menerapkan fungsi Safety Riding pada diri sendiri

Apabila anda tidak rela toleran dan sabar...
1. Anda akan selalu merasa dikejar waktu untuk buru-buru sampai di tempat tujuan
2. Anda akan selalu mencari celah untuk segera masuk dan lolos dari kemacetan
3. Anda akan berusaha curi start diperempatan / persimpangan untuk lebih dulu melejid
4. Anda tidak akan perduli apakah orang lain jadi kaget, terjatuh, serempetan, atau mengumpat karena ulah anda
5. Anda akan menghalalkan diri naik trotoar, ambil jalur lawan arah, pindah jalur tanpa sen, menerobos lampu merah, adu kencang dijalan, belok tanpa lihat spion, dll...dll...
6. Anda akan selalu punya alasan untuk pembenaran kenapa anda HARUS terburu-buru. padahal orang lain juga mungkin sama buru-burunya dan bukan sedang hendak ber-tamasya.

Percayakan Honda sebagai motor yang safety bagi anda, karena Honda pelopor safety riding di Indonesia.


Kamis, 25 Maret 2010

Safety Riding in Action

Sebagai upaya menggalakkan Safety Riding di kalangan pengguna sepeda motor, PT Astra Honda Motor terus dan berkelanjutan dalam mengkampanyekan Safety Riding secara Nasional diseluruh Indonesia, melalui jaringan Honda. Program yang saat ini dilakukan antara lain:

1. Safety Riding on Exhibition Event
AHM bersama jaringan Honda di Indonesia setiap program pameran, selalu mengikut sertakan program Safety Riding yang telah dilaksanakan di seluruh Indonesia.

2. Safety Riding Seminar
Seminar ini dilakukan bertujuan untuk mengangkat isu-isu nasional yang berhubungan dengan keselamatan berkendara. Seminar ini melibatkan dengan bagian terkait dari pemerintahan, baik Dinas Perhubungan Darat maupun Kepolisian.

3. Safety Riding Education for Student & Kids
Menggalakkan Safety Riding harus dilakukan sejak dini, maka AHM juga menggarap para siswa dari TK hingga SMA.

4. Safety Riding Skill Training for Public
Untuk menyebarkan pengetahuan Safety Riding ke kalangan klub sepeda motor dan pemerintahan, juga dilakukan pelatihan yang sifatnya teknis dalam menggunakan sepeda motor yang nyaman.

5. Safety Riding Rally
Gerakkan Safety Riding Honda dilakukan juga di jalan raya sebagai bentuk nyata memberikan contoh kepada pengguna sepeda motor. Bentuk program yang dilaksanakan berupa rally maupun city touring dengan menyebarkan sticker, flyer himbauan menggunakan sepeda motor yang benar dan nyaman.

Upaya yang dilakukan oleh AHM ini dalam mengkampanyekan Safety Riding yang terus menerus guna terciptanya masyarakat yang peduli terhadap keselamatan berkendara.

Sumber : http://www.astra-honda.com

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mohon di Klik

Entri Populer