








Mencintai Bengkulu sepenuh hati dengan segala keanekaragaman seni dan budayanya, ikut andil dalam memajukan wisata Bengkulu -- Perjalanan-perjalanan
















Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) diperingati setiap tanggal 5 November. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa dan satwa nasional serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa dan satwa dalam kehidupan kita.
Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dimulai pertama kali pada tahun 1993 berdasarkan Kepres Nomor 4 tahun 1993 yang ditandatangani langsung oleh Presiden RI kala itu, H. M. Soeharto.
Komunitas Peduli Puspa langka (KPPL) untuk pertama kalinya di Bengkulu mengusung beberapa kegiatan dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun 2011 ini, tema yang diangkat adalah The Pride Of Bengkulu : “Lestarikan Puspa dan Satwa demi Masa Depan Bumi Kita” dan “Mari mengenal lebih dekat puspa langka kebanggaan kita demi kelestariannya”.
Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian, perlindungan, dan pelestarian puspa langka di Propinsi Bengkulu, dimana di Propinsi Bengkulu terdapat 4 (empat) puspa langka yang patut dibanggakan yaitu Rafflesia arnoldii (bunga terbesar), Amorphophallus titanium (bunga tertinggi), Grammathopyllum speciosum (anggrek terpanjang) dan Vanda Hookeriana (anggrek pensil terlangka). Keberadaan Rafflesia Arnoldii sebagai bunga terbesar di dunia yang ada di hutan Bengkulu sangat minim perhatian pemerintah maupun masyarakat, habitatnya di hutan yang terancam akibat perambahan liar menyebabkan populasi Rafflesia Arnoldii semakin hari semakin berkurang bahkan diambang kepunahan. Harapan kita icon Propinsi Bengkulu sebagai “The Land of Rafflesia” tidak hanya sekedar slogan saja tetapi memang benar adanya.
Aksi Simpatik “Peduli Puspa Langka Kebanggaan Kito”
Kegiatan ini akan berlangsung di Simpang Lima Kota Bengkulu pada Tanggal 5 November 2011 bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, dari pukul 09.00 WIB s.d 11.00 WIB. Aksi simpatik yang dilakukan adalah kampanye lingkungan “Peduli Puspa Langka Kebanggan Kito”, mengajak massa untuk peduli dan bangga terhadap keberadaan puspa langka di Bengkulu dengan menyebarkan stiker dan brosur. Maskot Rafflesia Arnoldii, Duta Wisata Bengkulu bersama seluruh anggota Komunitas Peduli Puspa Langka dan pihak-pihak terkait terjun langsung dalam aksi ini.
Lomba Mewarnai Puspa Langka untuk TK/PAUD se-Kota Bengkulu
Ajang kreatifitas sekaligus sosialisasi pengenalan puspa langka kepada anak-anak usia dini TK/PAUD akan berlangsung di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu pada tanggal 12 November 2011.
Pameran Photo
Pameran photo seputar Puspa Langka dan Ragam Bengkulu, akan berlangsung di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu pada tanggal 11-13 November 2011.
Pameran Puspa Langka
Puspa langka yang akan dipamerkan antara lain Tanaman Inang Rafflesia arnoldii (Liliana/Testrastigma), Tanaman Kibut (Amorphophallus), dan Anggrek Tebu/Macan (Grammathopyllum speciosum) berlangsung di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu pada tanggal 11-13 November 2011.
Pameran Seni Rupa
Para seniman Bengkulu akan menampilkan lukisan, kerajinan kulit lantung, cinderamata khas Bengkulu dan masih banyak lagi pada tanggal 11-13 November 2011 di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu.
***
Semoga kegiatan ini dapat berlanjut terus pada tahun-tahun berikutnya, sukses dan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Tetap semangat untuk memajukan propinsi kita tercinta.
Salam KPPL, Salam Lestari ....
Puluhan bongkol rafflesia di temukan, 2 diantara na diperkirakan bakal mekar berbarengan akhir Juli/awal Agustus ini, KPPL bersama Peneliti Rafflesia melihat langsung perkembangan cikal bakal Rafflesia yang bakal mekar sempurna dalam waktu dekat ini dan meneliti utk memprediksikan waktu kpn tepat na mekar sempurna dalam "Jungle Expedition" (Selasa, 19/7/2011) : Menelusuri dan menjelajahi hutan hujan tropis Bengkulu dengan keanekaragaman flora dan fauna yg ada di dalamnya, anak sungai yg mengalir jernih dan menikmati udara segar, bebas dari polusi.
Ekspedisi kali ini kita tidak hanya memasuki hutan yang terdapat habitat Rafflesia tetapi juga memasuki hutan konservasi kibut/bunga bangkai/amorphophalus titanum yang dikelola oleh Holidin bersaudara. Lokasi ini berada di Hutan Lindung Bukit Daun Desa Tebat Monok Kab. Kepahiang. Ketika memasuki lokasi ini pohon Tampuy sedang berbuah lebat, buah tampuy mirip seperti buah Cupak/Rambey yang rasa na asam-asam manis, bedanya dengan buah cupak/rambey, buah Tampuy memiliki kulit buah yang cukup tebal dan agak keras, isi dalamnya berwarna kuning sedangkan buah Cupak/Rambey kulit na lembut dan isi dalamnya berwarna bening/putih. Kami semua akhir na mencicipi buah Tampuy langsung dari pohonnya yang di ambil dengan cara menjuluk oleh Pak Holidin.
Ada 5 pohon kibut jenis titan di konservasi ini yang tumbuh subur dengan ketinggian dan batang pohon yang cukup besar. semuanya dipagari agar tidak di ganggu oleh hewan liar hutan. Sudah tidak sabar lagi ingin melihat pohon kibut ini nantinya berbunga, pasti cukup besar dan tinggi sekali, belum bisa diperkirakan kapan bunga kibut ini mekar sebelum pohonnya mati secara alami dan dari umbinya muncul kembali tunas bunga.
Ekspedisi semakin seru, ketika hujan deras mengguyur kami, pondokan pak holidin jadi tempat berteduh hingga hujan berhenti. Sekitar pukul 15.00 kami pulang dan berpamitan dengan Pak Holidin bersaudara, sebelumnya KPPL memberikan bantuan dana sukarela utk pengelolaan puspa langka di hutan kepahiang.
Perjalanan pulang semakin menyenangkan ketika kami berhenti utk makan duren di pinggir jalan, manggis, dan petai pun jadi buruan :). Nantikan Video Ekslusif Liputan kami langsung dari Hutan Bengkulu.
Mari kita dukung Holidin Bersaudara, Pelestari Rafflesia yang selalu semangat menjaga dan mengelola habitat Rafflesia di hutan Bengkulu. Mari kita lindungi hutan bengkulu dari perambahan agar flora dan fauna yang ada didalam na tetap lestari. Nantikan Ekspedisi Rafflesia selanjutnya dalam waktu dekat ini (Akhir Juli/Awal Agustus 2011) dimana akan mekar Rafflesia 2 sekaligus, extraordinary fresh :)
Salam KPPL, Salam Lestari ...

MEKARNYA bunga rafflesia memang selalu menjadi perhatian banyak orang, karena memang sangat jarang ditemui. Kali ini mekarnya bunga yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu itu kembali mekar di Desa Tebat Monok dengan diameter kurang lebih 70 cm. Mekar sejak Rabu, 25 Mei 2011, Lokasi "pintu masuknya" berada sekitar 500 meter setelah gerbang perbatasan Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Kepahiang, ditempuh sekitar 1 jam menggunakan sepeda motor dari Kota Bengkulu.

Rafflesia Arnoldii mekar sempurna hari ke-5
Dari pinggir jalan,Lokasi menuju tempat tumbuhnya bunga pun lumayan jauh sekitar 300 meter dari tepi jalan. Ada spanduk penunjuk dan bendera utk memudahkan menemukan lokasi. Medan yang akan dilalui membuat serasa benar-benar berpetualang ke hutan belantara.

Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu dalam Ekspedisi Rafflesia VII, Minggu 29 Mei 2011
Dari pintu rimba, kita akan melewati jalur menurun yang cukup licin sekitar 200 meter, lalu selanjutnya sekitar 100 meter menyusuri anak sungai.
Ramenta, inilah yang menetukan jenis spesies Bunga Rafflesia
Piringan tengah Rafflesia "Diskus" dan Duri-duri "Prosesus"
Knop/Bongkol Rafflesia, cikal bakal bunga Rafflesia
Ekspedisi Rafflesia VII
Minggu, 29 Mei 2011 Pukul 08.30 WIB, Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu melanjutkan Ekpedisi Rafflesia VII, rekan-rekan KPPL yang ikut cukup banyak dibanding ekspedisi sebelumnya. Danau Dendam Tak Sudah jadi lokasi untuk berkumpul sebelum berangkat, ada yang pake motor dan ada juga pake mobil. Pukul 10.00 kita mulai konvoi menuju hutan Bengkulu.
Pukul 11 lewat kita sampai di lokasi, bertemu dengan Pak Holidin Bersaudara yang selalu semangat menjaga dan mengelola habitat Rafflesia. Kurang Lebih setengah jam kita beristirahat sejenak duduk di bangku panjang bambu buatan pak Holidin bersaudara, memulihkan kondisi tubuh yang cukup letih menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam, sambil berbincang-bincang dengan pak Holidin dan rekan-rekan KPPL.
Pukul 12.30 kita memulai penjelajahan, menyusuri 300 m hutan dan akhirnya melewati anak sungai yang mengalir jernih. Rafflesia Arnoldii kali ini mekar sempurna dengan diameter 75cm. Tampak beberapa serangga hinggap di kelopak dan prosesus (duri pada bagian dalam bunga). Di lokasi ini ada 11 bongkol/cikal bakal Rafflesia, 2 diantaranya diperkirakan bulan Juli 2011 nanti bakal mekar, kemungkinan bisa mekar 2 Rafflesia sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
kita juga menemukan bunga cantik berwarna pink seperti bunga unji sejenis jahe2an yang ternyata informasi dari dang Tun Jang bunga ini adalah Hornstedtia rubra. bisa lihat poto lengkapnya di
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.1799653957255.2095580.1416979848, juga ulat kaki seribu dengan ukuran yg lumayan besar. disini juga tumbuh tanaman kibut jenis Gigas tetapi masih kecil, juga tanaman paku2an raksasa.
