Tampilkan postingan dengan label photography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label photography. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2011

Air Terjun "Curug Embun" Kepahiang



Setelah menjelajah hutan Bengkulu dalam ekspedisi Rafflesia VII bersama KPPL Bengkulu, Minggu 29 Mei 2011, saya dan beberapa teman melanjutkan perjalanan ke kota Kepahiang. Di pasar Kepahiang kita membelil nasi bungkus utk bekal perjalan menuju Objek wisata Air terjun Curug Embun. dari Pasar Kepahiang menuju lokasi air terjun waktu tempuh dgn kendaraan bermotor kurang lebih sekitar 15 menit.
Sampai di sana ada papan nama petunjuk utk menuju lokasi, motor menumpang parkir di rumah penduduk setempat, kebetulan sang pemilik rumah sedang mengumpulkan kopi yg telah di jemur, dengan ramah mempersilahkan kami memarkirkan motor. Di lokasi ini banyak sekali tumbuh bunga2 yg indah dan berwarna warni.
Ketika memasuki lokasi menuju air terjun, disepanjang sisi jalan kita menemukan lagi berbagai macam bunga2 yg indah dan juga tanaman kopi. Berkebun Kopi nampaknya menjadi mata pencaharian utama penduduk disini.

Untuk memasuki kawasan air terjun ini kita dipungut retribusi 2 rb rupiah/org, dan parkir 2 rb/kendaraan.

Air terjun Curug Embun Kabawetan ini memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan air terjun dengan ketinggian 100 meter dan panorama pegunungan dengan udara yang sejuk. di sepanjang pinggiran air terjun tumbuh banyak tanaman bunga yg cantik.

Beberapa anak-anak penduduk asli asyik mandi dikedalaman 4 m, membuat kami jadi ingin mandi jg, karena waktu sdh sore akhirnya kami melanjutkan perjalanan pulang ke Bengkulu melewati perkebunan teh kabawetan, udara sejuk selalu menemani kami selama perjalan dengan panoraman pemandangan alam yg luar biasa indah.
Memasuki kawasan Ds. Tebat Monok, kami singgah sebentar untuk membeli oleh2 buah2an yang banyak dijual penduduk setempat di pinggir jalan, ada pisang, pepaya, ubi jalar, alpokad, dll. Ekpedisi kali ini benar2 luar biasa :)

Bagi wisatawan dari luar bengkulu, Obyek wisata yg terdapat di Desa Tapak Gedung Kepahing Jl. Perum Kepahiang Beringin tiga ini , berjarak sekitar 60 Km dari Bandara Fatmawati Kota Bengkulu dan dapat tempuh dengan kendaraan umum. Rute yang anda harus ambil setelah mendarat di Bandara Fatmawati yaitu menuju kabupaten kepahiang yang berjarak 60 km dari pusat Kota Bengkulu, Sesampai di kota Kabupaten Kepahiang, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tapak gedung yang berjarak 10 km dari kota Kepahiang. (SOFIAN)

Kamis, 28 April 2011

My Lily : Bloom Today








Bunga Lili, Si Cantik yang Melegenda

Di Indonesia, bunga lili disebut juga bunga bakung, bunga dausa, atau bunga semur. Lili bisa tumbuh di berbagai habitat, seperti pegunungan, di hutan, kadang juga bisa tumbuh di rawa.

Karena keanggunannya, tak heran jika bunga lili menjadi salah satu bunga paling populer di dunia. Bahkan di Inggris, kepopulerannya melebihi bunga mawar.

Bunga dari keluarga liliaceae ini kurang lebih terdiri dari sekitar 100 macam spesies yang tersebar di berbagai belahan dunia. Banyak orang menanam bunga lili di perkarangan rumahnya. Karena selain cantik, bunga lili juga dikenal melambangkan keanggunan dan keindahan.

Kedudukan Sistematis dan Deskripsi Bunga Lili

Bunga lili memiliki kedudukan sistematis dalam klasifikasi ilmiah sebagai berikut:

Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Super Divisi : Spermatophyta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Sub Kelas : Liliidae
Ordo : Liliales
Famili : Liliaceae
Genus : Lilium

Lili terdiri dari kurang lebih 100 spesies. Antara lain L. Auratum, L. candidum, L. canadens , L. Lancifolium, L. Pumilum, dan masih banyak spesies lainnya. Merupakan tanaman monokotil yang berpembuluh dan dapat menghasilkan biji. Tumbuhan ini memiliki berbagai macam warna bunga, dari putih, orange, ungu, merah muda, jingga, hingga warna gelap mendekati hitam.

Perbanyakannya dilakukan dengan pembentukan umbi, yang juga merupakan cadangan makanan. Dengan cadangan makanan tersebut lili bisa bertahan pada musim dingin atau musim kemarau. Umbi pada beberapa spesies seperti L. bulbiferum dan L. lancifolium bisa dimakan, rasanya pun cukup manis. Bahkan umbinya dapat dipakai untuk mengganti umbi kentang.

Bertaman Bunga berselubung Legenda

Lili kerap dimaknai berdasarkan warnanya. Lili putih melambangkan kesucian, lili kuning menggambarkan kebahagiaan, dan lili orange menggambarkan gairah.

Bahkan dalam legenda Kristen, lili dari spesies Lilium candidum dipercaya menghiasi makam perawan maria di mana kemunculannya menandakan telah masuknya maria ke surga. Di Yunani bunga lili menjadi simbol kesucian. Dalam legenda mereka, lili disebut-sebut muncul dari Juno, yakni istri Jupiter yang juga merupakan seorang dewi.

Boleh jadi bebagai legenda semacam itulah yang terus menghidupkan pesona lili hingga saat ini. Tak heran jika banyak pria yang menghadiahkannya bunga ini pada kekasihnya.

Menanam bunga cantik berselubung legenda tentu menimbulkan kepuasan tersendiri. Penanaman lili tidaklah sulit karena lili mudah tumbuh. Meski demikian lili tetap memiliki habitat terbaiknya yakni pada tanah dengan kadar asam yang seimbang.

Tips Merawat Bunga Lili

Beberapa hal penting dalam merawat bunga lili sebagai berikut:

1. Meski bunga lili merupakan tanaman yang mudah tumbuh, sebaiknya letakkan lili pada media tanah dengan kadar asam yang seimbang. Jika diperlukan, bisa ditambahkan kapur dolomite untuk menjaga keseimbangan pH.

2. Buang kelopak biji ketika sudah muncul.

3. Jika ada bagian tanaman yang menguning atau membusuk harus rajin-rajin membuangnya. Karena bagian tanaman yang busuk dapat memicu tumbuhnya pathogen seperti bakteri dan jamur.

4. Di masa pertumbuhan, berikan pupuk dalam kadar yang seimbang.

5. Hindari pemberian pupuk yang, mengandung nitrogen dalam kadar tinggi.

6. Di samping itu perhatikan jarak tanamn, jangan terlalu dekat karena akan membuat perakarannya saling berebut nutrisi sehingga dapat mengganggu pertumbuhan.




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mohon di Klik

Entri Populer