




Lokasi kebun teh Kabawetan ini terletak + 6 Km dari ibu kota kota Kabupaten Kepahiang. Setiap hari, sekitar 250 pemetik teh menyusuri areal tanam seluas 275 hektar. Mereka ditargetkan memetik 15 kilogram daun teh. Untuk pekerjaan itu, pemilik perkebunan-PT Trisula Ulung Mega Surya, perusahaan swasta dari Taiwan-memberi upah Rp 14.000 per hari. Bila daun teh yang dipetik melampaui target, para pemetik mendapat tambahan Rp 500 per kg.
Bersebelahan dengan perkebunan teh milik pengusaha Taiwan itu, ada perkebunan teh swasta lain seluas 650 hektar. Lahan itu milik PT Sarana Mandiri Mukti. Ini perusahaan gabungan antara sebuah yayasan di Jakarta dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kami menyusuri kebun teh ini pada siang hari, jadi kesegaran kebun tehnya tidak begitu terasa di tengah panas terik. Namun tidak mengurangi kesegaran mata yang melihat, dan paru-paru yang menghirup udaranya
Wow....kebun teh kabawetan mantab,
BalasHapusDi sana bisa kemah gak?
BalasHapus